Entri Populer
-
Hari ini saya mencoba melamar di sakamoto plamongan indah center. Setelah muter muter mencari alamatnya, akhirnya saya sampai di tempat tuju...
-
Kau Datang Kau kepakkan sayapmu Diantara gelapnya dunia Hingga sinar datang Menyempurnakan ragamu Jiwamu terbang tanpa do...
-
Hampir setengah jam-an lebih ia berada di kelas. Tapi kertas jawabannya masih kosong. Karena otak suduh buntu tak mendapatkan apa-apa s...
-
Hari sudah agak siang, meskipun mentari belum juga muncul. Rasa lapar yang hinggap diperutku memakasaku harus pergi. Dengan peralatan karung...
-
Kamar berukuran 2x3 meter ini aku diami sendiri. Tergeletak sebuah ranjang tidur setinggi perutku yang cukup ditiduri satu orang. Di sebelah...
-
Tadi pagi saya memenuhi panggilan tes dan interview di pt forensindo sumber alam. Pukul 8.53 saya sudah sampai di pt yang beralamat jl semar...
-
Kalo ditanya hobi, saya suka bingung dan balik bertanya pada diri sendiri. Saya ini sukanya apa ya? Suka target baca buku sebulan setidaknya...
-
enigma: Tatapan Mata Boneka : (Tatapan Mata Boneka, TBJT 2011) n Cerpen Musyafak Sarah mengira Morat telah mati ketika menemukannya ter...
-
Rasanya otakku ingin meledak karena menopang fikiran-fikiran yang tak kuat ku nalar. Begitu banyak pertanyaan dan pernyataan terbesit dibe...
-
Customs and Excise Notes: Pembetulan Data PEB : Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) merupakan dokumen pemberitahuan yang disampaikan eksport...
Selasa, 08 Januari 2013
kolong langit
Kamar berukuran 2x3 meter ini aku diami sendiri. Tergeletak sebuah ranjang tidur setinggi perutku yang cukup ditiduri satu orang. Di sebelahnya berdiri lemari yang tingginya sama tinggi dengan ranjang.
html
Rabu, 11 April 2012
Mata diufuk timur
Rasanya otakku ingin meledak karena menopang fikiran-fikiran yang tak kuat ku nalar. Begitu banyak pertanyaan dan pernyataan terbesit dibenakku. Apa yang harus kulakukan. Apakah aku harus membunuh fikiranku atau aku harus membunuh diriku sendiri. Tubuhku tak kuat lagi.
Aku duduk bersandarkan tembok dikamar kosku. Bukuku berserakan. Kamarku berantakan. Ya. aku marah. Entah pada siapa? Apakah aku marah pada diriku sendiri? Atau pada dia? Atau pada keadaan? Atau pada tuhan yang sudah menciptakan perbedaan? Titah-titahnya yang mengungkapkan beda itu indah adalah bullshit. Apakah pantas mahluk hina dari keturunan yang di usir dari surga pantas mencaci maki penciptanya? Apakah pantas seorang hamba membantai sabda-sabda majikannya? Aku merasa bumi ini semakin panas. Aku merasa malaikat izroil sedang dalam perjalanan untuk mencabut nyawaku. Membawaku kedalam dunia-dunia baru yang kekal. Membawaku terbang menghantarkanku bertemu tuhan.
Rabu, 29 Februari 2012
sarjana copy paste
Hampir setengah jam-an lebih ia berada di kelas. Tapi kertas jawabannya masih kosong. Karena otak suduh buntu tak mendapatkan apa-apa sedang waktu terus berjalan. Ia merogoh tas dan mengambil buku kemudian membukanya. Catatannya tidak lengkap lagi-lagi ia tak mendapat apa-apa. Lalu ia mengambil HP disakunya mencoba browsing diinternet. Lalu ia salin sedikit demi sedikit. Karena waktu mepet, sedang ia belum selesai mengerjakan. Akhirnya ia berbisik pada teman yang duduk dibangku sebelahnya meminta jawaban. Ia diperlihatkan kertas jawaban milik temannya. Dengan mudah ia mendapatkan jawaban darinya.
Dengan gesit Ia mengcopi paste jawaban itu. Meskipun ada dosen yang mengawasi tanpa takut dan gentar ia menyalin jawaban tersebut. Yang penting kertas itu terisi dan ada jawaban meski bukan hasil pekerjaannya sendiri.
Hal itu tak ia alami sendiri. Ternyata jawaban itu ia dapatkan dari teman yang duduk didepan depannya lagi. Yang tak diketahui pasti sumber jawabannya dan meski jawaban itu tak diyakini kebenarannya.
aku
AKU INGIN…
Aku ingin menangis
Tapi aku tak punya alasan kenapa menangis
Aku ingin bebas
Tapi aku tak tahu bebas yang seperti apa yang aku mau
Aku ingin berubah
Tapi aku tak paham bagaimana cara untuk berubah
Aku ingin punya keinginan
Meski aku tahu
sulit untuk meraih keinginan itu
Aku ingin kau
Tapi aku tak tahu kenapa aku mau kau
Mungkin karena kau
Aku ingin…
Semarang, 11- 6 -2011
Rabu, 08 Februari 2012
enigma: Tatapan Mata Boneka
enigma: Tatapan Mata Boneka: (Tatapan Mata Boneka, TBJT 2011) n Cerpen Musyafak Sarah mengira Morat telah mati ketika menemukannya tergeletak bersimbah darah di ben...
Minggu, 21 Agustus 2011
Agama Militan
Bicara tentang agama
Agama itu sesuatu yang sangat sensitive. Ketika membicarakan agama tak kan pernah usai. Sebenarnya apa itu agama? Pertanyaan yang mendasar. Tapi yang mendasar itulah yang akan menentukan bagaimana seseorang beragama. Dan memendang apa itu agama. Tapi disini anda tidak akan mendapatkan definisi dari agama itu sendiri. Karena saya tidak akan menerjemahkan apa itu agama. Saya teringat dengan kata bung hatta tentang pengertian filsafat “jangan pernah bertanya apa itu filsafat. Tapi sering-seringlah membaca buku tentang filsafat. Maka lama-lama anda akan tahu dan menemukan sendiri pengertian dari filsafat”. Jadi disini saya hanya sekedar sedikit mengurai pandangan tentang agama.
Kebenyakan orang jika ditanya tentang agama mereka menyamakan agama dengan kepercayaan, keyakinan, atau paham yang dianut bahkan ideology. Memang tidak salah, tapi itu juga tidak benar.
Kamis, 07 Juli 2011
Topeng Malaikat
Kau kepakkan sayapmu
Diantara gelapnya dunia
Hingga sinar datang
Menyempurnakan ragamu
Jiwamu terbang tanpa dosa
Menghampiri hamba yang hampa
Tanpa kata
Kau ajak aku mengitari raya
Bulan bintang tersenyum penuh makna
Indah…
Damai…
Terbawa aku akan suasana
Kulihat sungging sinis bibirmu
Dengan lembut kau hempaskan aku
Kau jauh
Kian makin Jauh
Hingga aku terjatuh remuk luluh lantah
Di bumi pertiwimu
Langganan:
Postingan (Atom)

